Salah satu kekurangan microwave oven adalah bahwa peralatan dapur ini membutuhkan energi listrik cukup besar untuk tarikan awalnya, yaitu antara 800 sampai 1200 watt. Sehingga daya listrik di rumah harus disesuaikan jika ingin menggunakan microwave oven dengan nyaman. Meski demikian waktu memasak yang lebih singkat membuat alat ini lebih hemat listrik daripada jika memasak menggunakan kompor konvensional atau oven biasa.
Sekarang ini menggunakan peralatan dapur yang hemat listrik sudah menjadi keharusan. Sebab, sekitar 25 % konsumsi energi rumah tangga berasal dari peralatan dapur. Itu berarti microwave dan kawan-kawan menyumbang seperempat dari konsumsi energi rumah tangga.
Jika kita bisa melakukan penghematan listrik dan gas di dapur, maka pada akhir bulan angka penghematannya lumayan besar.
Berbeda dengan jaman dahulu, sekarang ini memilih oven microwave yang hemat listrik cukup mudah. Hanya saja orang kadang tidak tahu caranya. Nah, dibawah ini adalah tips memilih microwave oven hemat listrik.
#1. Pilih tipe microwave konveksi (convectional microwave). Microwave konveksi mampu memasak lebih cepat daripada tipe biasa. Sebab, tipe konveksi mampu mensirkulasikan udara panas yang ada di dalam unit, sehingga waktu memasak bisa lebih cepat. Selain itu kualitas makanan yang dihasilkan juga lebih baik dibanding microwave pada umumnya.
#2. Pilih microwave oven dengan fitur hemat energi (EnergyStar). Energy Star adalah sebutan untuk peralatan elektronik dan rumah tangga yang hemat listrik dan ramah lingkungan.
Jika tidak menemukan logo EnergyStar pada peralatan elektronik tersebut, maka masih ada beberapa fitur tambahan yang bisa membantu agar lebih hemat energi. Misalnya fitur sensor penutup pintu otomatis, fitur pengatur daya otomatis dll.
Baca juga : Tips memasak menggunakan microwave oven
#3. Jangan pilih microwave yang boros energi. Micro wave dengan display ukuran besar dan warna-warni yang complicated cenderung lebih boros listrik. Biasanya ini adalah microwave keluaran model lama.
Sesungguhnya manfaat dan kegunaan microwave oven sangatlah banyak bagi kegiatan memasak di dapur. Janganlah sampai manfaat dan kegunaannya itu jadi berkurang hanya karena pemakaian yang ceroboh.
Microwave dapat menjadi perangkat hemat listrik karena pilihan peralatan yang tepat, bisa juga karena perilaku kita selama menggunakan alat tesebut.
Dengan penggunaan microwave yang benar, maka kita bukan hanya memperoleh kualitas masakan yang lebih baik, namun juga mendapat manfaat dari sisi turunnya tagihan listrik pada akhir bulan. Jika begitu maka tidak ada alasan untuk tidak menggunakan microwave oven yang hemat energi listrik ini.
Memilih microwave oven yang hemat listrik
Jika Anda berniat membeli microwave oven atau mengganti microwave lama dengan yang baru, maka sebaiknya Anda memilih microwave oven yang hemat energi listrik. Selain bisa menghemat pengeluaran dalam jangka panjang, juga karena menggunakan peralatan hemat listrik sejalan dengan gerakan hemat energi yang menjadi trend di seluruh dunia.Sekarang ini menggunakan peralatan dapur yang hemat listrik sudah menjadi keharusan. Sebab, sekitar 25 % konsumsi energi rumah tangga berasal dari peralatan dapur. Itu berarti microwave dan kawan-kawan menyumbang seperempat dari konsumsi energi rumah tangga.
Jika kita bisa melakukan penghematan listrik dan gas di dapur, maka pada akhir bulan angka penghematannya lumayan besar.
Berbeda dengan jaman dahulu, sekarang ini memilih oven microwave yang hemat listrik cukup mudah. Hanya saja orang kadang tidak tahu caranya. Nah, dibawah ini adalah tips memilih microwave oven hemat listrik.
#1. Pilih tipe microwave konveksi (convectional microwave). Microwave konveksi mampu memasak lebih cepat daripada tipe biasa. Sebab, tipe konveksi mampu mensirkulasikan udara panas yang ada di dalam unit, sehingga waktu memasak bisa lebih cepat. Selain itu kualitas makanan yang dihasilkan juga lebih baik dibanding microwave pada umumnya.
#2. Pilih microwave oven dengan fitur hemat energi (EnergyStar). Energy Star adalah sebutan untuk peralatan elektronik dan rumah tangga yang hemat listrik dan ramah lingkungan.
Jika tidak menemukan logo EnergyStar pada peralatan elektronik tersebut, maka masih ada beberapa fitur tambahan yang bisa membantu agar lebih hemat energi. Misalnya fitur sensor penutup pintu otomatis, fitur pengatur daya otomatis dll.
Baca juga : Tips memasak menggunakan microwave oven
#3. Jangan pilih microwave yang boros energi. Micro wave dengan display ukuran besar dan warna-warni yang complicated cenderung lebih boros listrik. Biasanya ini adalah microwave keluaran model lama.
Sesungguhnya manfaat dan kegunaan microwave oven sangatlah banyak bagi kegiatan memasak di dapur. Janganlah sampai manfaat dan kegunaannya itu jadi berkurang hanya karena pemakaian yang ceroboh.
Microwave dapat menjadi perangkat hemat listrik karena pilihan peralatan yang tepat, bisa juga karena perilaku kita selama menggunakan alat tesebut.
Dengan penggunaan microwave yang benar, maka kita bukan hanya memperoleh kualitas masakan yang lebih baik, namun juga mendapat manfaat dari sisi turunnya tagihan listrik pada akhir bulan. Jika begitu maka tidak ada alasan untuk tidak menggunakan microwave oven yang hemat energi listrik ini.
Komentar